GNOME adalah proyek lainnya yang sama dengan KDE namun berbeda dalam system dan kemampuan. GNOME tidak saja merupakan sebuah window manager, tetapi system desktop yang interoperable antar komputer dan platform. Kemampuan ini diperoleh karena GNOME menggunakan Common Object Resource Broker Architecture (CORBA). GNOME lebih diterima di dunia Open Source karena GNOME dibuat dengan Gtk+ toolkit yang gratis dan Open Source berdasarkan GNU License. GNOME menggunakan sangat banyak program di dalamnya. Berikut ini adalah komponen-komponen utamanya:

  • GNOME desktop sebagai lingkungan kerja grafikal yang mudah digunakan. 
  • GNOME development platform dengan kumpulan tool, pustaka, dan komponen untuk membangun aplikasi di Unix.
  • GNOME Office dengan sekumpulan aplikasi produktif untuk perkantoran.
Kenapa GNOME dipakai? Berikut ini adalah beberapa alasannya:
  • Free. GNOME adalah proyek pertama yang menyediakan lingkungan kerja grafikal berbasiskan sepenuhnya kepada free software. 
  • User friendly. Setiap saat, GNOME selalu diusahakan agar tetap mudah dipakai, oleh pemula sekalipun. GNOME Usability Project bertujuan untuk meningkatkan tingkat kemudahan pemakaian GNOME.
  • Cutting edge. GNOME selalu menggunakan teknologi-teknologi terkini. Sebut saja CORBA untuk network transparency, penggunaan XML, dan semuanya diimplementasikan dengan menggunakan bahasa C untuk kecepatan dan portabilitas.
  • Developer friendly. Tidak hanya cukup dengan kemudahan pemakaian, GNOME juga datang dengan lingkungan pemrograman yang intuitif.
  • International. Para developer GNOME tersebar secara meluas ke seluruh dunia. Anda pun bisa ikut berkontribusi. Dengan fitur i18n GNOME yang baru, Anda bisa bekerja dengan jenis bahasa populer apapun, lengkap dengan dokumentasi.
  • Accessible. Bagi yang tidak mampu untuk menggunakan fitur standar GNOME, sebuah proyek dengan nama GNOME Accessibility Project aktif dikembangkan untuk mendukung pemakaian GNOME oleh siapa saja.

Share To:

Post A Comment:

0 comments so far,add yours