Cara Menginstal Linux CentOS untuk Server, Bagaimana Cara Menginstal Linux CentOS, Cara Menginstal Linux CentOS untuk Server Beserta Gambar

Linux adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC.
Cara Instalasi CentOS, Distro Linux Andalan untuk Server
  1. Kelebihan

  • Bersifat open source, bebas dan terbuka. sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya. LISENSI FREE  dan boleh di utak atik semaunya.
  • Linux sekarang sudah mudah di operasikan. kalo dulu pengguna linux identik dengan para hacker, tapi sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya.
  • Hampir semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software emulator.
  • Memiliki pengamanan yang lebih unggul karena di desain multiuser sehingga apabila virus menyerang user tertentu, akan sangat sulit menyebar ke user lainnya.
  • Cocok untuk PC yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan Windows.
  • Linux dapat berjalan di dua mode.
  • Jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
  • Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
  • Terdapat beragam pilihan seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos, RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.

  1. Kekurangan
  • Banyak user yang belum terbiasa menggunakan linux.
  • Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux.
  • Proses instalasinya tidak semudah windows.
  • Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like, maka mau gak mau harus belajar dulu.
  • Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.
Belakangan ini, perkembangan Linux sangatlah cepat baik untuk penggunaan “Desktop” maupun pada “Server”. Jika dilihat dari sisi versi, Distribusi Linux yang semakin beragam membuat Anda bebas menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan keinginan. Beberapa distribusi Linux antara lain CentOS, Fedora, Red Hat Enterprise, Opensuse, Mint, Ubuntu, FreeBSD. Di antara beberapa distribusi tersebut ada yang berbayar maupun gratis. Meskipun berbayar kita tetap bisa mendownload file installer (.ISO) dan menginstallnya pada perangkat komputer milik Anda. Secara garis besar dapat ditarik kesimpulan, Perbedaan antara Linux berbayar dan gratis ada pada dukungan bug saja. Misalnya kita membeli dukungan Red Hat Enterprise selama 3 tahun. Maka apabila ada bug pada OS Red Hat yang kita beli, kita bisa meminta Red Hat Support untuk memperbaiki server kita.
CentOS merupakan turunan dari Red Hat Enterprise Linux. CentOS hampir sama persis dengan Red Hat. Oleh karena itu, bisa dibilang bahwa CentOS adalah linux versi Enterprise yang Free. Biasanya sistem operasi ini digunakan pada server dengan lingkup lumayan luas. Ketika membicarakan server maka Anda akan sedikit menjumpai tampilan muka (user interface) bahkan kebanyakan hanya berupa teks. Lalu bagaimana kita melakukan installasinya? Pada kesempatan kali ini Penulis akan berbagi tahap tahap instalasi CentOS pada sebuah server milik Anda.
  1. Sebelum melakukan instalasi, Anda harus memiliki file installer-nya terlebih dahulu. Jika Anda belum memiliki Anda bisa mendapatkannya pada repositori lokal Indonesia (seperti :kambing.ui.ac.id) atau web resmi CentOS (www.centos.org)
  2. Burn DVD dan masukkan pada DVD Drive. Atau Anda bisa juga membuat installer lewat usb. Penulis kali ini menggunakan DVD sebagai media installasi.
  3. Konfigurasi First Boot Device pada DVD Drive, Anda bisa mengaturnya pada BIOS perangkat komputer. Penulis tidak menjelaskan bagaimana cara mengatur First Boot Device pada Artikel kali ini, dikarenakan terdapat perbedaan dalam pengaturannya pada setiap komputer.
  4. Jika pengaturan Anda sudah benar, maka installasi bisa dimulai. Nyalakan perangkat komputer Anda, Kemudian akan mendapatkan pilihan instalasi seperti gambar. Pilih “Install or Upgrade an Existing System” kemudian tekan “Enter
    option_install2
  5. Setelah pilihan Anda tentukan akan muncul pilihan “Testing the Media”  tujuannya untuk mengecek apakah DVD installer kita dalam kondisi baik ataukah corrupt. Anda  bisa melewati tahap ini, dengan cara memiilih “Skip”. Atau melakukan pengecekkan denga memilih “OK“. Kemudian tekan “Enter” 
    testing_disk
  6. Setelah proses Testing Media selesai, Anda akan mendapati window “Welcome to CentOS!” kemudian tekan “Enter” 
    welcome
  7. Pada bagian ini, Anda diharuskan melakukan pemilihan bahasa untuk sistem operasi pada server. Ditampilkan beberapa  pilihan bahasa yang akan digunakan selama instalasi berlangsung. Penulis disini lebih menganjurkan untuk memilih bahasa inggris, sehingga memilih “English” dan klik “Enter” 
    language
  8. Bagian selanjutnya adalah mengatur mode keyboard, Anda akan menemui pilhan seperti nampak pada gambar. Pilih model keyboard “us” kemudian tekan “Enter” 
    keyboard
  9. Bagian ini merupakan bagian kritis dari instalasi, dimana seluruh harddisk Anda akan dikosongkan kembali. Ada baiknya Anda melakukan backup data terlebih dahulu sebelum melakukan instalasi. Pilih “Re-initialize all” kemudian tekan “Enter”. Pilihan ini akan menghapus seluruh data pada harddisk Anda sekaligus bentuk partisinya. 
    initialize
  10. Langkah selanjutnya adalah mengatur waktu pada server Anda. Akan ditampilkan beberapa timezone dari area yang ada di dunia. karena penulis di indonesia, Penulis memilih “Asia/Jakarta” kemudian tekan “Enter”. Jika server Anda tidak di Indonesia Anda bisa menyesuaikannya. 
    timezone
  11. Pada dasarnya, user default untuk sistem operasi CentOS adalah root. Sehingga untuk awal instalasi Anda diharuskan memasukkan password untuk “root”.
    password
  12. Pilih “Use entire drive” pada bagian ini, hal ini dikarenakan sebelumnya harddisk Anda telah diformat sehingga tatanan harddisk kembali kosong. 
    partition
  13. Kemudian plilih “Write change to disk”
    write
  14. Selanjutnya Anda akan melihat proses instalasi sistem operasi CentOS pada komputer yang Anda miliki.
    installation
  15. Langkah terakhir sebelum Anda menggunakan komputer Anda adalah melakukan reboot.
    reboot
  16. Setelah restart maka akan muncul halaman login seperti gambar berikut. Yang menandakan bahwa instalasi CentOS sudah selesai. 
    login
Share To:

EDISON MEDIA

Post A Comment:

0 comments so far,add yours